Tuesday, March 25, 2008

Tidak Hanya Tentang Gigi!

Rating:★★★★
Category:Other
Itulah judul yang terpampang di website Drg. Desti (http://www.dokterdesti.co.cc). Dokter gigi yang satu ini selain rutin mengisi rubrik kesehatan gigi di Majalah POLISI, juga hobi mengumpulkan resep-resep masakan. Hanya saja menurutnya, "Resep-resep di web ini belum pernah diuji coba sama sekali!"

Website ini memang baru saja tayang, sehingga isi artikelnya belum terlalu banyak. Namun menurut Drg. Desti, ia sudah menyiapkan beberapa artikel baru yang akan segera dimuat di web tersebut. Mari kita tunggu saja artikelnya.

Sekedar informasi tambahan, dokter gigi yang satu ini adalah adik kami (wargadamai dan renisniken) yang saat ini berpraktik di Ladokgi TNI AL Bendungan Hilir. Sukses ya dek!

Sunday, March 16, 2008

Saung Sekolah Alam Balikpapan




Pekan ini, Sekolah Alam Balikpapan memasuki tahap konstruksi. Bangunan yang diprioritaskan adalah saung kelas, saung kantor administrasi, dan mushola. Berikut adalah gambar dari bangunan saung kelas yang akan dibangun.

Sekolah Alam Balikpapan mengacu pada standar sekolah internasional. Sistem pengajaran dirancang secara tematik dengan spider web, penyampaian materi juga direncanakan secara dwibahasa (bilingual). Ukuran saung kelas adalah 8x12 meter, mengikuti standar kelas pada sekolah internasional.

Untuk pengerjaan desain arsitektural dan pengawasan pembangunan, yayasan menambah jumlah arsitek dengan merekrut Mas Dwi Ranu, seorang arsitek dari Malang. Gambar presentasi ini adalah salah satu buah karyanya.

Tuesday, March 4, 2008

Iklan Google Adsense yang Kacau di Multiply Kami

Kemarin sore, begitu cek inbox multiply, terpampanglah pemandangan ini.


Masya Allah, asli kaget 100% deh. Baru kali ini lihat yang seperti itu di multiply. Langsung saja saya kirim keluhan ke service-nya multiply. Tadi pagi, di email sudah muncul balasan dari bagian service multiply. Jawabannya sbb.

"While I understand that you may take exception to a particular ad, please understand that we use Google Adsense for our advertising; Google determines which ads are most relevant to a particular page by assessing keywords on the page and matching them to particular ads in their database. If you write about [INSERT TOPIC HERE], you will likely end up with advertisements related to it on your page.

If you're offended by a particular ad, feel free to let us know what it says and on which page you're seeing it. We'll review it and see if it violates our guidelines. If it does, we can remove it from the pool of ads we use from Google, but be forewarned that it's entirely possible that something similar to it may appear again in the pool in the future. If you're afraid that your viewers may assume that you approve the content of the advertising, feel free to make a post about your disapproval on your Multiply site, explaining to others the above-noted process by which ads appear on your page."

Sebelum mengirimkan keluhan, saya juga sebenarnya sudah tahu sih bahwa Google Adsense ini elemen luar, punya sistem tersendiri. Tapi tetap saja melihat tulisan semacam itu di web kita, membuat rasa....ugh! Menyebalkan!

Alhamdulillah karena insiden itu semua elemen Google Adsense di alamat Multiply ini dimatikan oleh Pak Admin yang bule di Boca Raton sana (pusatnya MP). Matur nuwun ya Pak, atas ketanggapannya menjawab keluhan saya.

Wednesday, February 27, 2008

Apa Kelebihan Sekolah Alam?

Itu adalah pertanyaan yang disampaikan oleh Mas Irdy dalam posting saya sebelumnya. Lebih lanjut beliau berharap agar sekolah alam bisa menampung anak-anak yang kurang mampu dalam hal pembiayaan dan jangan hanya orang mampu saja yang bisa menikmati pendidikan yang berkualitas.

Pak Lendo Novo, konseptor sekolahalam pernah bercerita ketika sedang berkunjung ke Bontang. Menurut beliau, awalnya sekolah alam didirikan untuk kaum dhuafa. Tidak ada biaya yang dipungut sepeser pun. Gratis. Namun tidak ada seorang pun yang mau menyerahkan anaknya untuk dididik di sana.
"Sekolah koq kaya' gini?"
"Sekolah itu ada gedungnya, ada kelasnya. Nggak kaya' gini."

Sekolah alam memang bukan sekolah biasa. Tak punya gedung kelas yang megah. Siswanya tak berseragam. Bagi sekolah alam, itu bukan hal yang utama. Pak Lendo mengilustrasikan konsep sekolah alam sebagai berikut.
"Pendidikan terbaik itu khan yang dilakukan oleh Rasulullah. Saat itu sahabat hanya belajar di tempat beratap pelepah kurma. Tapi gurunya kualitas nomor satu, Rasulullah."
"Bagaimana Rasulullah mengajar? Rasulullah mengajar dengan contoh, dengan teladan. Makanya di sekolah alam, guru juga harus memberikan teladan. Tempat boleh jadi seadanya, tapi siswa akan dibentuk agar berperilaku akhlak terbaik."

Nah, kalau kita lihat mayoritas sekolah mengutamakan pada pembangunan fasilitas fisik. Hal ini yang kemudian membuat biaya melambung tinggi. Memang apabila ingin membuat sekolah yang bagus, sekolah dengan standar internasional, biayanya mahal. Harus punya laboratorium yang bagus, perpustakaannya lengkap, dan seterusnya. Sekolah alam berpikir bagaimana agar biaya dapat ditekan, namun kualitas sekolah seperti layaknya sekolah internasional. Salah satunya dengan mengikuti prinsip pendidikan Rasulullah tadi. Tempat boleh seadanya, tapi guru harus berkualitas terbaik. Bagaimana agar guru dapat mengeluarkan performa terbaiknya? Buatlah kesejahteraannya terjamin. Maka dari itu, biaya di sekolah alam untuk kesejahteraan dan pengembangan guru cukup besar.

Kembali ke kisah pertama, boleh jadi para ibu tadi belum siap dengan konsep sekolah alam. Sehingga walau gratis sekalipun, mereka menolak untuk bersekolah di sekolah alam. Ketika konsep sekolah alam ini kemudian ditawarkan ke kalangan menengah ke atas, ternyata ada yang menyambut, ada yang tertarik, ada yang menyekolahkan anaknya di sekolah alam. Walau begitu, sekolah alam tetap menyediakan tempat bagi mereka yang dhuafa. Memang sebenarnya untuk mereka lah sekolah ini dibuat khan?

Mengenai konsep pembelajaran, sekolah alam memadukan antara kurikulum sekolah internasional, kurikulum depdiknas, dan kurikulum khas sekolah alam. Rapor yang diberikan kepada siswa ada dua, yaitu rapor akademis sesuai standar diknas dan rapor khas SA berupa portofolio siswa. Pada dasarnya materi yang diberikan di sekolah alam sama dengan sekolah biasa, namun metode penyampaiannya menggunakan sistem spider web. Apabila dalam membentuk logika ilmiah digunakan metode spider web, maka dalam membentuk jiwa kepemimpinan digunakan metode outbound. Mungkin outbound ini yang paling dikenal orang dari sekolah alam. Banyak orang yang lebih mengenal sekolah alam sebagai sekolah yang "ngajarin" siswanya untuk "manjat-manjat".

Konsep terakhir, yaitu membentuk jiwa wirausaha. Pak Lendo kembali melihat Rasulullah saw dan para sahabat. Apa yang membuat mereka cepat dewasa? Apa yang membuat mereka mampu mandiri di usia remaja? Ternyata adalah faktor wirausaha. Bisnis. Rasulullah saw dan para sahabat sejak belia mengenal dunia bisnis. Dimulai dari menggembala domba, ikut perniagaan ke Syam, menjadi pegawai dari Khadijah ra. Itulah kisah bisnis Rasulullah. Mau tidak mau saya pun setuju dengan logika ini. Pengalaman pribadi saya selama wirausaha banyak membentuk pemikiran saya saat ini. Dengan wirausaha saya belajar membuka diri, belajar untuk bersabar, bahkan belajar untuk selalu ingin belajar.

Sebagai rangkuman, sekolah alam adalah sebuah model pendidikan holistik yang memanfaatkan alam semesta sebagai media belajar. Adapun metode belajarnya sbb.
1. Dalam membentuk akhlaqul karimah, digunakan metode keteladanan. Guru harus mencontohkan akhlaq secara nyata kepada siswa.
2. Dalam membentuk logika ilmiah, digunakan metode spider-web, alam & bisnis sebagai media belajar. Guru memfasilitasi siswa berinteraksi dengan alam dengan rangkaian tema/projek pembelajaran sedemikian rupa sehingga anak mendapatkan pemahaman yang holistik tentang alam semesta.
3. Dalam membentuk jiwa kepemimpinan, digunakan metode out-bound sebagai media belajar. Guru melakukan aktivitas out-bound secara praktis bersama siswa.
4. Dalam membentuk jiwa wirausaha, digunakan metode magang agar murid berinteraksi dengan unit, pelaku dan lingkungan bisnis.

Semoga bisa menjawab pertanyaan Mas Irdy, dan juga berguna untuk teman-teman lainnya.
Cerita-cerita seputar sekolah alam bisa dilihat juga di web Mbak Vera.

Tuesday, February 26, 2008

Lahan Kampus Sekolah Alam Balikpapan




(Foto diambil awal Februari)
Lokasi Kampus Sekolah Alam ini terletak di samping Markas POLDA Kalimantan Timur. Kalau pada foto, Mapolda terlihat di sebelah kanan dari lahan. Lokasi ini hanya berjarak sekitar 10 menit dari Bandara Sepinggan dan 5 menit dari Balikpapan Dome.

Selain itu, lokasi kampus juga dikelilingi oleh banyak perumahan. Di antaranya adalah Balikpapan Baru, Kompleks WIKA, Balikpapan Regency, Sepinggan Pratama, RSS Gn. Bahagia, Komp. Korpri, dan beberapa perumahan lain yang lebih kecil.

Vegetasi di lokasi kampus cukup beragam, mayoritas adalah tanaman keras dengan ketinggian lebih dari 10 meter. Dengan kata lain, lahan ini adalah hutan. Benar-benar hutan alami. Sumber air yang terletak di lahan juga cukup jernih, tidak terlalu "berkarat" atau berkadar besi tinggi seperti umumnya air di Balikpapan.

Saat ini, tim Sekolah Alam Balikpapan masuk pada tahap pembersihan lahan dan menandai mana pohon yang akan dikurangi. Walaupun kondisi hutan cukup rapat, semoga saja tidak banyak pohon yang harus kami tebang.

Rekrutmen Fasilitator (Guru) Sekolah Alam Balikpapan

Assalamu 'alaikum warahmatullah...

Laju kerusakan lingkungan hidup saat ini makin berada pada taraf yang mengkhawatirkan. Mulai tahun 1999, sekelompok penggerak pendidikan yang peduli lingkungan di Jakarta mencetuskan ide Sekolah Alam sebagai upaya memberikan pendidikan terintegrasi yang berbasis lingkungan hidup.

Yayasan Hijau Borneoku sebagai pihak yang telah memperoleh lisensi dari para pendiri Sekolah Alam Jakarta merencanakan untuk mendirikan Sekolah Alam Balikpapan. Balikpapan yang sedang menggiatkan Gerakan Hijau, Bersih, dan Sehat (Green, Clean, and Healthy) sangat sesuai sebagai tempat penyelenggaran sekolah alam yang memang selalu berupaya menjaga lingkungan hidup.

Untuk itu, kami dari Yayasan Hijau Borneoku sedang membuka rekrutmen guru untuk Sekolah Alam Balikpapan.

Rekrutmen Fasilitator (Guru)

Persyaratan:
1. Pria/wanita berakhlak Islami
2. Menjadikan al Islam debagai manhaj hidup
3. Open minded dan pembelajar
4. Mencintai al Quran dan Gemar menghapalkannya
5. Minimal S1, diutamakan dari jurusan sains dan teknologi
6. Berbahasa Inggris aktif

CV dan lamaran harap dikirimkan maksimal 6 Maret 2008 ke:
Jln. Syarifudin Yoes RT75 No.10
Kel. Gn. Bahagia
Balikpapan, Indonesia.

(dimuat juga di Harian Tribun Kaltim)

Sunday, February 17, 2008

Segera Dibuka: Sekolah Alam Balikpapan

Sekolah Alam digagas oleh Lendo Novo dan pertama kali didirikan pada tahun 1999 di Ciganjur, Jakarta Selatan dengan nama Sekolah Alam Ciganjur. Sekolah ini memadukan antara kurikulum Diknas, Depag, dan kurikulum khas Sekolah Alam.

Dalam perkembangannya konsep ini diadopsi di tempat-tempat lain baik di Jakarta sendiri maupun kota-kota lain seperti Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga ke Papua.

Yayasan Hijau Borneoku alhamdulillah telah memperoleh lisensi dari tim penggagas sekolah alam yang kini mengoperasikan School of Universe (SoU) Parung untuk mendirikan Sekolah Alam Balikpapan. Para pendiri yayasan yang telah berpengalaman mengelola TK Alam Jabalussalam selama 3 tahun terakhir ini dinyatakan berhasil lolos dalam penilaian yang dilakukan oleh tim dari SoU.

Sekolah Alam Balikpapan insya Allah akan segera beroperasi mulai tahun ajaran 2008/2009 mendatang. Walaupun hari ini pendaftaran secara resmi baru dibuka, namun sudah ada beberapa komitmen dari orang tua untuk menyekolahkan putera/puterinya di SA Balikpapan.

Ahad kemarin (17/2), Sekolah Alam mengadakan acara Pemaparan Publik di Ruang Training Center TELKOM Divre Kalimantan. Acara pemaparan publik walaupun hanya dihadiri oleh sekitar 20 orang namuan berhasil mengumpulkan dana bagi proses pembangunan.

Lokasi SA Balikpapan terletak tepat di samping Markas POLDA Kaltim. Lokasi ini selain terjamin dari faktor keamanan juga dikelilingi oleh berbagai perumahan seperti Balikpapan Regency, Sepinggan Pratama, WIKA, dan Balikpapan Baru. (bay)