Friday, June 20, 2008

Balikpapan Banjir (Lagi)!




Hujan tadi malam derasss sekali. Itu katanya istri sih, aku gak dengar sama sekali. Pulas tertidur! :D

Pukul 07.30 setelah dari warung istriku mampir ke tempat Bapak-Ibu. Ibu bilang depan rumah banjir, sudah hampir rata dengan jalan. Wah, kalau banjirnya sampai di depan rumah berarti sudah parah donk! Soalnya rumah ibu tuh lokasinya agak tinggi.

Sampai di rumah, ketika istri cerita banjir aku langsung teringat bulan purnama tadi malam. Mungkin kombinasi antara hujan deras dan purnama yang menyebabkan air laut pasang tinggi menimbulkan banjir ini.

Alhamdulillah tadi sempat bantu teman-teman untuk kasih bantuan nasi bungkus ke warga yang kebanjiran. Sambil kasih bantuan, ketemu juga ama teman-teman wartawan. Ada Metro TV, Koran Tribun Kaltim, Koran Post Metro Balikpapan. Pas di jembatan PDAM ketemu juga dengan Pak Rizal, wakil walikota yang juga pembina Yayasan Hijau Borneoku.

Tuesday, June 17, 2008

Zzzz....

Mau begadang koq susah banget yak. Padahal dulu biasanya gampang aja. Tidur malam secukupnya, yang penting nyenyak. Sekarang koq susah...

Padahal, kerjaan perancangan lagi banyak. Banyak yang kudu dikerjain. Tapi mataku rasanya pengen zzz... zzz...z..



Wednesday, May 28, 2008

Sit In Sekolah Alam Balikpapan

Start:     May 31, '08 08:00a
End:     Jun 1, '08
Location:     Kampus Sekolah Alam Balikpapan
Sit-in adalah kegiatan yang bertujuan untuk pengenalan bagi para calon siswa dan orang tua sekolahalam. Tujuan utamanya untuk menyamakan visi pendidikan antara sekolah dan orang tua, sekaligus untuk pengenalan situasi sekolah bagi anak-anaknya.

Saturday, May 17, 2008

Belajar pada Alam Tak Perlu Seragam

Artikel mengenai Sekolah Alam Balikpapan di Tribun Kaltim, 18 Mei 2008. Alhamdulillah dapat diliput satu halaman penuh. Tak disangka ternyata kemudian ada seorang redaktur Tribun yang mendaftarkan putranya di Sekolah Alam Balikpapan. 

Sunday, May 11, 2008

Rehat
















berhenti sejenak wahai kawan

dan rasakan sang bayu menyapa riang di wajah
sambil hanyut asa
dalam keagungan Rabbmu

di mana pun dirimu
tiada Ia 'kan tinggalkan dirimu
selama masih teguh dalam hati
tuk tunaikan janji itu


Foto seorang tukang di lokasi pembangunan sekolahalam balikpapan.
Foto dibidik oleh: Ranu

Sunday, May 4, 2008

Longsor (Lagi!) di Sekolahalam

Alhamdulillah pengerjaan bangunan cukup cepat, lebih cepat dari jadwal yang dibuat. Kendala utama memang ketika kayu ulin susah didapat. Soalnya kami pakai ukuran yang bukan pasaran, otomatis harus pesan ke sawmill dan itu butuh waktu.

Malam Ahad kemarin hujan deras disertai guntur keras. Kami sudah khawatir longsor akan terjadi lagi. Memang sejak tetangga sebelah meratakan tanahnya dengan buldozer struktur tanah di sekitar parit menjadi labil. Akibatnya turap/sengkedan/siring/retaining wall sekaligus parit tersebut runtuh.

Bingung, pasti. Perbaikan saluran yang runtuh butuh biaya besar, sementara setiap penundaan berarti potensi runtuh akan tetap ada. Semoga proposal kami ke Pemkot bisa segera tembus, karena toh itu sebenarnya saluran air milik kota yang ditembuskan lewat lahan kami.

Insya Allah, besok mulai dengan pekerjaan penataan tapak/landscape dan pondasi saung serta musholla. Mohon doa dari teman-teman sekalian. Kalau mau bantu dana, alhamdulillah sekali. Kontak saja kami!